Minggu, 01 Agustus 2010  
Hot Topics>> Bisnis
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD    |    ATAU GUNAKAN   
UTAMA: Susu Bayi Bermelamin | Bunuh 2 Warga dan Sandera Cewek 2 Tahun | 360 Pemudik Tewas di Jalan | Dapat Cucu Ketujuh, Berharap Bebas Bulan Depan | Batu Bara Jangan Seperti Hutan | PRO KALTIM: 22 Tahun Menanti Air Bersih | Lebaran Pertama, Samarinda Banjir | TOTAL SPORT: Tunggu Guru | Ingin Sempurnakan Gelar |
   
Senin, 08 Februari 2010 , 08:18:00


BALIKPAPAN-Pawai budaya kendaraan hias yang menampilkan beragam pakaian adat dari berbagai suku di Tanah Air yang tinggal di Balikpapan, dipastikan meriah. Rencananya kegiatan digelar pada Minggu (21/2) mendatang, dilaksanakan tepat pukul 12.00 Wita. “Seluruh paguyuban di Balikpapan akan mengirimkan perwakilannya untuk memeriahkan jalannya pawai budaya tersebut.

Pokoknya, pawai budaya kali ini akan meriah,” kata Kabag Humas Pemkot Balikpapan Drs H Adam Ari Mulady. Ia mengatakan, pawai budaya dijadwalkan mengambil start dari Lapangan Merdeka.

Kemudian, arak-arakan pawai menuju Jalan Yos Sudarso (Jalan Minyak)-Karang Anyar-Gunung Sari- Klandasan hingga panggung utama depan Kantor DPRD Balikpapan, terakhir para peserta pawai kembali lagi ke Lapangan Merdeka untuk mengambil finis.

Warga yang ingin menyaksikan pawai tersebut cukup melihat dari pinggir jalan. Sementara, untuk puncak acara HUT ke-113 Kota Balikpapan persiapan yang dilakukan panitia telah seratus persen. “Insya Allah, puncak acara maupun rangkaian kegiatan lainnya berjalan sesuai harapan,” ujar Ari.

Untuk itu, sebgaia warga Kota Balikpapan yang memiliki motto Kubangun, Kujada dan Kubela ini diharapkan dapat berpartisipasi untuk turut memeriahkan acara peringatan hari jadi Kota Balikpapan yang jatuh pada tanggal 10 Februari.

Sementara itu, ketentuan peserta pawai diantaranya adalah dengan mendaftar yang dibuka sejak tanggal 19 Januari lalu hingga 19 Februari mendatang “ Jadi masih ada waktu untuk mendaftarkan diri, kegiatan ini terbuka untuk umum kelompok dari mana saja boleh ikut.

Pendaftaran ini juga tidak dipungut biaya apapun,” terangnya. Lebih lanjut ia memaparkan, peserta pawai budaya harus menggunakan kendaraan roda empat yang dihias semenarik mungkin. Setiap peserta diperkenankan menggunakan lebih dari satu kendaraan.

Pengambilan dan pemberian nomor urut kendaraan akan dilaksanakan pada hari H, sesaat sebelum arak-arakan pawai dimulai. “ Jadi pemberian nomor urut dilakukan sekitar pukul 12.00 Wita, siapa yang lebih dulu datang langsung dapat nomor,” ungkap Ari. Sementara itu, peserta yang memastikan ikut tampil adalah Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Balikpapan.

Wadah silaturahim beragam agama di Kota Minyak ini dipastikan iktu berpartisipasi dengan menggunakan kendaraan hias. Tentunya dengan menonjolkan kebersamaan antar umat beragama, mulai dari Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha hingga Kong Hu Cu sekalipun.(die)

 
 
(0) Komentar
 
   
 
 
Olahraga
Banyak Wajah Baru
JAKARTA  - Gambaran kekuatan timnas Merah Putih sedikit tersingkap. Ini setelah kemarin Ba ...
Other
 
Hukum
Polisi Tidak Main-main
BALIKPAPAN  -  Kasus penjualan dan pendistribusian minyak tanah ilegal menjadi perhatian s ...
Other
 
Balikpapan
Dewan: Segera Bentuk DKP
BALIKPAPAN   -  Anggota komisi I DPRD Balikpapan, Son Haji mengakui bahwa potensi kel ...
Other
 
Metro Kota
Dua Rumah Nyaris Tertimbun Tanah
BALIKPAPAN  - Jumlah titik longsor terparah di Balikpapan semakin bertambah. Selain wilayah Gun ...
Other
 
Kaltim Post Grup:
Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng - Radio KPFM
Home Utama Balikpapan Metro Kota Hukum Metro Kaltim Olahraga Hiburan Nasional Bisnis Rubrik Special