Sabtu, 04 September 2010  
Hot Topics>> Bisnis
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD    |    ATAU GUNAKAN   
UTAMA: Susu Bayi Bermelamin | Bunuh 2 Warga dan Sandera Cewek 2 Tahun | 360 Pemudik Tewas di Jalan | Dapat Cucu Ketujuh, Berharap Bebas Bulan Depan | Batu Bara Jangan Seperti Hutan | PRO KALTIM: 22 Tahun Menanti Air Bersih | Lebaran Pertama, Samarinda Banjir | TOTAL SPORT: Tunggu Guru | Ingin Sempurnakan Gelar |
   
Jum'at, 07 Mei 2010 , 12:56:00


BALIKPAPAN--Anggota Komisi I DPRD Balikpapan Ida Prahastuty, S.Sos meminta Kebun Raya Balikpapan di areal Hutan Lindung Sungai Wain (KRB-SW) ditata sedemikian rupa sehingga bisa menjadi sebuah ikon kota Balikpapan, sebab selama ini terkesan Pemkot kurang serius untuk membangun KRB-SW tersebut. “KRB ini sangat layak dikembangkan untuk menjadi pusat penelitian botanic,” ujar Ida kepada Post Metro saat dihubungi pada Kamis (6/5) tadi malam.

Keberadaan Kebun Raya di perkotaan itu, lanjut Ida selain sebagai ruang terbuka hijau dapat memperindah lingkungan, juga dapat dijadikan sarana hiburan masyarakat. Manfaat lain yang paling menonjol adalah sebagai penghasil devisa bagi Pemkot Balikpapan. Ida bersama rombongan komisi I dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Balikpapan pada Kamis (6/5) melakukan kunjungan ke kawasan KRB-SW.

Dia mengaku terkejut dengan kondisi KRB yang masih jauh dari penyelesaian pembangunannya. Padahal bila KRB-SW bisa dikelola secara profesional, lanjut Ida, sangat dimungkinkan dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat setempat. Menurutnya, air tersedia karena adanya RTH (Ruang Terbuka Hijau) seperti hutan lindung dan daerah resapan air (situ, embung).

Semakin banyak infrastruktur sumber daya air (SDA) di suatu wilayah seperti di KRB sangat bermanfaat sebagai penampung air saat terjadi hujan lebat. Dampaknya selain pencegah banjir juga airnya dapat dimanfaatkan saat musim kemarau panjang tiba. Seperti diketahui bahwa ruang terbuka hijau di Balikpapan sudah sesuai dengan UU Tata Ruang yakni 30 persen dari total luas wilayah.

Bahkan kedepan luasnya dapat dikembangkan hingga mencapai 48 persen. Kawasaan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) berdasarkan Kepmen Kehutanan Nomor 46/1996 luasnya 9.872 hektare. Keberadaan KRB-SW sangat mendukung kegiatan PT Pertamina Balikpapan. Disamping itu, sejak tahun 1947 air baku yang ada di Sungai Wain dimanfaatkan bagi pengolahan minyak dan permukiman komplek PT. Pertamina.

“Di sinilah perlunya keseriusan Pemkot Balikpapan untuk membangun KRB-SW,” ujar Ida. Kawasan KRB-SW sudah disiapkan 394 hektare lebih, sedangkan yang baru diolah 146 hektare sehingga masih banyak lahan yang perlu diolah untuk bisa dijadikan kawasan hijau untuk menyangga kota Balikpapan.

Lebih lanjut ia memaparkan, kalau untuk program lain, Pemkot bisa mengeluarkan anggaran sampai puluhan miliar rupiah, lalu kenapa untuk kegiatan pembangunan KRB-SW dananya kecil tidak sebanding dengan manfaat yang didapat dengan keberadaan KRB tersebut. Karena itulah Ida mengusulkan supaya dana untuk pembagunan KRB ini disiapkan lebih besar lagi sesuai dengan kebutuhan untuk pembangunan KRB tersebut.

Karena KRB ini sangat bermanfaat untuk menyelamatkan eko sistem kehidupan di kota Balikpapan maupun Kalimantan. Begitu juga dengan pihak swasta, Ida pun mengharapkan dukungan dari pengusaha dan perusahaan di Kota Balikpapan khususnya PT Pertamina dan pengusaha Kaltim umumnya sehingga Kebun Raya Balikpapan Sungai Wain dapat segera terwujud.

Apalagi Pertamina yang merasakan langsung manfaat KRB-SW tersebut karena mengambil sumber air untuk aktivitas operasional kilang mereka, maka sudah selayaknya untuk membantu pembangunan KRB-SW ini.(are)

 
 
(0) Komentar
 
   
 
 
Olahraga
Lupakan IIC
BALIKPAPAN - Lupakan sudah hasil menyakitkan di turnamen Inter Island Cup (IIC) di Palembang. Meski ...
Other
 
Hukum
Gembong Pembobol Perumahan Korpri Dibekuk
SAMARINDA  -  Rentetan aksi pencurian yang terjadi di Perumahan Korpri, Kelurahan Loa Baku ...
Other
 
Balikpapan
Bersedekah Jangan Langsung ke Gepeng
BALIKPAPAN--Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meminta masyarakat ikut berpartisipasi memi ...
Other
 
Metro Kota
Kapolda: Batalkan Pelayaran Kapal
BALIKPAPAN--Lebaran Idul Fitri tinggal sepekan lagi, arus mudik mulai meningkat baik masyarakat yang ...
Other
 
Kaltim Post Grup:
Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng - Radio KPFM
Home Utama Balikpapan Metro Kota Hukum Metro Kaltim Olahraga Hiburan Nasional Bisnis Rubrik Special